Gambar Hewan Avertebrata (Foto: Freepik/@brgfx)

Secara sederhana, istilah invertebrata atau avertebrata merujuk pada kelompok hewan yang tidak memiliki tulang belakang atau punggung tulang belakang.
Ciri ini membedakan mereka dari vertebrata yang memiliki struktur tulang belakang.

Hewan avertebrata juga termasuk dalam kategori hewan berdarah dingin, yang berarti suhu tubuh mereka akan menyesuaikan dengan suhu di sekitar mereka. Kelompok hewan ini sangat luas, dan diperkirakan jumlah spesies avertebrata mencapai sekitar 12 juta di seluruh Bumi.

Untuk informasi yang lebih lanjut tentang apa yang dimaksud dengan avertebrata, simak artikel dibawah ini yah!

Apa itu Avertebrata?

Dilansir dari Kemdikbud, Invetebrata atau avertebrata adalah hewan yang termasuk kedalam jenis hewan yang tidak memiliki tulang punggung antar ruas-ruas tulang belakang.

Hewan avertebrata menampilkan ragam strategi reproduksi yang mencakup baik reproduksi seksual maupun aseksual. Dalam kelompok ini, beberapa spesies memilih berkembang biak secara kawin, melibatkan penyatuan sel-sel reproduksi dari individu yang berbeda. Namun, ada juga hewan avertebrata yang memilih metode reproduksi aseksual, di mana keturunan dihasilkan tanpa keterlibatan sel reproduksi jantan dan betina

Ciri-Ciri Hewan Avertebrata

Hewan tidak bertulang belakang memiliki beberapa ciri khas, antara lain:

  • Invertebrata tidak memiliki kerangka tulang belakang seperti hewan bertulang belakang (vertebrata).
  • Sistem saraf invertebrata terletak di bagian perut, berbeda dengan vertebrata yang memiliki sumsum tulang belakang.
  • Sebagian invertebrata cenderung lambat dan berukuran kecil di alam karena kurangnya sistem tulang yang kompleks.
  • Hewan ini memiliki rangka luar atau eksoskeleton yang melindungi tubuhnya, dan otak tidak terlindungi oleh rangka tulang seperti pada vertebrata.
  • Tubuh invertebrata dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu kepala, dada, dan perut.
  • Invertebrata tidak menggunakan paru-paru untuk pernapasannya.
  • Beberapa invertebrata memiliki kemampuan untuk melakukan respirasi melalui kulit, merupakan mekanisme pernapasan yang berbeda dengan vertebrata.

Contoh Hewan Avertebrata

Dilansir dari Modul IPA Paket B Makhluk dan Benda di Sekitar Kita oleh Kemeterian Pendidikan dan Kebudaayan (2017), Contoh hewan avertebrata adalah sebagai berikut

1. Protozoa (Hewan Bersel Satu)

Protozoa adalah hewan bersel satu yang hanya memiliki satu sel dalam tubuhnya. Hewan ini tidak dapat membuat makanan sendiri dan hidup sebagai parasit pada makhluk hidup lain. Protozoa dapat bergerak dengan menggunakan berbagai alat gerak, seperti berkaki semu, berbulu cambuk, berbulu getar, dan berspora. Beberapa contoh hewan protozoa meliputi amoeba, paramecium, euglena, vorticella, dan trypanosoma.

2. Porifera (Hewan Berpori)

Porifera memiliki tubuh berpori yang menyerupai spons. Mereka umumnya berbentuk seperti tumbuhan atau tabung dengan rongga di tubuhnya. Porifera hidup di perairan dan menempel pada substrat seperti batuan, karang, dan pecahan cangkang. Contoh hewan porifera antara lain spongilla, sycon, euspongia, poterion, dan euplectella.

3.Coelenterata (Hewan Berongga)

Coelenterata atau cnidaria adalah hewan berongga yang memiliki tentakel untuk menangkap mangsa. Tentakelnya mengandung sel beracun yang dapat menyengat. Coelenterata hidup di air dan dapat memiliki bentuk tubuh polip yang menempel atau medusa yang melayang di air. Beberapa contoh termasuk koral, ubur-ubur, dan hidra.

4. Vermes (Cacing)

Vermes atau cacing adalah hewan bertubuh lunak, tidak bercangkang, dan simetris bilateral. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok: cacing pipih (Platyhelminthes), cacing gilig (Nemathelminthes), dan cacing gelang (Annelida). Contoh cacing pipih meliputi cacing hati dan cacing pita, cacing gilig seperti cacing perut dan cacing kremi, dan cacing gelang seperti cacing tanah dan lintah.

5. Mollusca (Hewan Lunak)

Mollusca adalah hewan bertubuh lunak yang beberapa di antaranya dilindungi oleh mantel atau cangkang. Mollusca hidup di darat dan air. Contoh hewan mollusca termasuk cumi-cumi, gurita, siput, kerang, tiram, dan remis. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok: siput (Cephalopoda), kerang (Polecypoda), dan cumi-cumi (Gastropoda).

6. Arthropoda (Hewan Berbuku-Buku)

Arthropoda adalah hewan berbuku-buku atau berlapis-lapis dengan tubuh yang terbungkus zat kitin keras. Mereka memiliki kepala, dada, dan perut, serta indra yang peka terhadap sentuhan panas dan bau-bauan. Arthropoda dibagi menjadi serangga, laba-laba, udang-udangan, dan lipan. Contoh serangga meliputi belalang, lebah, dan kumbang; laba-laba termasuk laba-laba rumah dan kalajengking; udang-udangan melibatkan udang, kepiting, dan lobster; lipan mencakup kelabang dan kaki seribu.

7. Echinodermata (Hewan Berkulit Duri)

Echinodermata memiliki tubuh yang dilapisi oleh duri dan rangka tubuh berupa lempeng kapur yang keras. Mereka memiliki sistem ambulakral sebagai alat gerak, bernapas, dan menangkap mangsa. Echinodermata bernapas menggunakan insang yang tersebar di seluruh permukaan tubuh. Beberapa contoh kelompok Echinodermata meliputi bintang laut, landak laut, bintang ular, lilia laut, dan teripang.

Demikianlah informasi terkait pengertain hewan avertebrata, ciri-ciri dan contohnya. Semoga artikel ini memberikan wawasan yang bermanfaat dan meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya melestarikan keberagaman hayati untuk generasi yang akan datang. Melalui pemahaman terhadap kelompok-kelompok ini, kita dapat lebih menghargai keindahan dan kompleksitas kehidupan di Bumi.


Tag :