Contoh Jual Beli dalam Islam (Winda:Canva)

Transaksi jual beli tentunya menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan?

Maka dari itu, Islam telah menetapkan bahwa transaksi ini bukan hanya kegiatan ekonomi biasa, tetapi juga sebagai bagian penting dari kehidupan umat muslim.

Allah SWT telah memberikan panduan yang tegas dan rinci tentang bagaimana menjalankan jual beli sesuai dengan syariat agar umatnya mendapatkan berkah setiap melakukannya.

Mengutip dari buku berjudul Masa Depan Pasar Modal Syariah di Indonesia karya Dr. Andri Soemitra, M.A (2014), ada berbagai contoh jual beli dalam Islam yang wajib diketahui supaya tak ada yang merasa dirugikan antara kedua belah pihak antara penjual maupun pembeli.

Contoh tersebut bisa dijadikan pedoman bagi umat muslim untuk bertransaksi dengan penuh keyakinan bahwa mereka menjalankan bisnis sesuai dengan kehendak dari Allah SWT.

Lantas, apa saja contoh jual beli yang sah dan dilarang dalam Islam? Berikut akan kami ulas selengkapnya pada artikel berikut ini, ya!

1. Transaksi Jual Beli Ijarah

Dalam kaitannya dengan transaksi jual beli yang melibatkan penggunaan atau penyewaan barang, salah satu jenisnya adalah jual beli ijarah.

Dalam jual beli ijarah, penyewaan barang dilakukan untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan yang telah ditetapkan.

Pihak penyewa atau pembeli dalam transaksi ijarah wajib membayar sejumlah nominal kepada pemilik atau penjual. Selama jangka waktu sewa, penyewa memiliki hak untuk menggunakan barang yang telah disewa.

Contohnya yaitu sewa mesin, rumah, atau kendaraan.

2. Transaksi Jual Beli Istishna

Contoh jual beli dalam Islam adalah istishna. Dalam jenis transaksi ini, pembeli memiliki kemampuan untuk memesan barang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.

Pembeli dapat mengajukan pesanan kepada penjual dengan spesifikasi tertentu dalam transaksi jual beli istishna.

Pada gilirannya, penjual bertanggung jawab untuk membuat barang tersebut sesuai dengan pesanan pembeli.

Contoh yang sering ditemui adalah transaksi membangun rumah sesuai dengan desain yang dimau.

3.  Transaksi Jual Beli Salam

Salah satu contoh jual beli yang sah dalam Islam adalah jual beli salam. Dalam transaksi ini, pembayaran dilakukan di awal, namun pengiriman barang dilakukan pada waktu yang akan datang sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat.

Pembeli diharuskan untuk membayar harga secara penuh pada awal transaksi.

Pelaksanaan transaksi ini harus sesuai dengan waktu yang telah disepakati sebelumnya.

Contoh transaksi semacam ini bisa mencakup jual beli kursi, meja, elektronik atau barang lainnya.

4. Contoh Jual Beli Yang Batil

Contoh jual beli yang batil adalah dianggap tak sah dalam agama Islam, sebab bertentangan dengan syariat. Seperti menjual barang yang telah dimiliki oleh pihak lain hukumnya yaitu haram.

Tindakan ini dapat ditemukan dalam riwayat yang disampaikan oleh Ibnu Umar ra, yang mencatat bahwa Rasulullah SAW pernah menyatakan,

"Janganlah di antara kamu menjual barang yang telah dimiliki oleh orang lain." (HR. Ahmad dan Nasa'i)

Alasan di balik hukum ini adalah karena barang yang telah dibeli oleh pihak lain secara jelas bukan lagi kepunyaan penjual aslinya.

Ketentuan ini adalah larangan yang diberlakukan untuk mencegah penjual menjual kembali barang yang telah dimiliki oleh pihak pertama, bahkan jika tawaran harganya lebih tinggi oleh pihak kedua.

5. Transaksi Hasil Rampasan atau Curian

Menjual atau membeli barang hasil rampasan atau curian hukumnya haram dan tak sah.

Melakukan jual beli barang ini termasuk ke dalam dosa, sebagaimana diriwayatkan oleh Baihaqi, bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Barangsiapa yang membeli barang hasil curian dan ia mengetahuinya, maka ia juga sama mendapatkan dosa dan kejelekannya."

6. Transaksi Saat Adzan Jum'at

Perlu diketahui bahwa contoh jual beli dalam Islam saat adzan berkumandang hukumnya haram dan batil karena pada saat tersebut tidak boleh ada aktivitas selain menunaikan shalat Jumat. Allah SWT berfirman,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: "Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al-Jumu'ah : 9)

Itulah deretan contoh jual beli dalam Islam yang dapat dianggap sah dan diharamkan yang wajib untuk kamu ketahui sebagai umat muslim. Sehingga mendapatkan keberkahan hidup.


Tag :