Dampak Rendahnya Pendidikan Dalam Kehidupan Bermasyarakat

20-05-2022

BangunPendidikan.com - Pendidikan merupakan pembelajaran suatu ilmu pengetahuan dan keterampilan dari sekelompok orang, yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya, dengan suatu proses pengajaran, pelatihan, maupun penelitian.

Pendidikan biasa dilakukan dengan bimbingan orang lain, tetapi sebagian juga dilakukan secara otodidak. 

Pendidikan kini menjadi sebuah faktor yang berpengaruh dalam kesuksesan. Memang segala sesuatu tidak melulu menjadikan pendidikan sebagai penentu kesuksesan seseorang.

Namun tak dapat dipungkiri bahwa untuk urusan karir, pendidikan menjadi faktor yang penting.

Tingkat pendidikan yang rendah ternyata membawa dampak yang buruk. Dijaman yang modern ini, mengharuskan kita untuk bisa mengikuti arus perkembangan teknologi, dan dituntut harus mampu bersaing. 

Akan tetapi untuk mencapai semua itu, kita memerlukan suatu hal yang sangat mendasar, yaitu pengetahuan dan wawasan yang bisa diperoleh dari pendidikan.

5 Dampak Dari Tingkat Pendidikan yang Rendah

1. Memiliki Pandangan Buruk di Masyarakat

Menurut penelitian mengatakan rendahnya tingkat pendidikan menjadi pemicu terjadinya suatu tindak kriminal. Banyaknya kejahatan yang terjadi karena kurangnya pendidikan, menjadikan pandangan masyarakat menjadi buruk terhadap orang-orang yang tidak memiliki pendidikan. 

Maka dari itu pendidikan perlu ditanamkan. Agar memiliki pengetahuan yang cukup untuk bersaing.

2. Memiliki Peluang Kerja yang Kecil

Saat ini, hampir secara keseluruhan peluang kerja menjadikan tingkat pendidikan sebagai salah satu syarat pertama untuk mendaftar, hal ini dilakukan karena tingkat pendidikan ternyata cenderung mempengaruhi kreativitas yang bertujuan untuk memberikan kemajuan dari tempat mereka bekerja.

Sementara bagi orang yang memiliki tingkat pendidikan kurang, biasanya kurang memiliki kreativitas dalam bekerja.

 3. Kehilangan arah hidup

Pendidikan mampu menjadi sebuah pedoman yang bisa kita gunakan dalam kehidupan sehari hari. Apabila seseorang tidak mendapatkan pendidikan yang cukup, akan membuatnya merasa tidak memiliki arah hidup. 

Mereka akan cenderung memiliki rasa tidak percaya diri dan berfikir kepada sebuah masa depan tanpa bekerja, yang tidak memiliki kejelasan arah dan tujuan. 

4. Menambah Tingkat Kemiskinan

Orang yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah akan lebih sulit untuk menemukan peluang kerja. Hal ini akan berdampak terhadap tingkat kemiskinan. Semakin banyak warga negara yang tidak peduli akan pendidikan, maka menjadi tinggi pula tingkat kemiskinan pada suatu negara tersebut.

Untuk mengatasi hal ini negara Indonesia mewajibkan untuk wajib menempuh pendidikan selama 9 tahun, agar lebih meminimalkan tingkat kemiskinan.

5. Menghambat Negara Untuk Maju

Dengan rendahnya kualitas pada suatu pendidikan pada negara, menjadikan negara tersebut susah untuk berkembang. Pendidikan sangat berpengaruh terhadap kualitas penduduk pada suatu negara.

Apabila tingkat pendidikannya tinggi, maka kualitas penduduk tersebut juga tinggi. Namun, jika tingkat pendidikannya rendah, maka kualitas penduduk pada negara tersebut juga rendah.

Rendahnya pendidikan pada suatu negara dapat menyebabkan beberapa hal, seperti Rendahnya penduduk yang mampu menguasai teknologi maju, sehingga harus mendatangkan tenaga ahli dari negara maju. Selain itu rendahnya tingkat pendidikan mengakibatkan sulitnya masyarakat menerima hal-hal yang baru.

Lima poin tersebut merupakan hal yang disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan. Rendahnya tingkat pendidikan merupakan faktor yang menyebabkan kemiskinan. Kemiskinan merupakan masalah yang sangat banyak terjadi di Indonesia.

Sebagai warga negara yang baik,  seharusnya kita menanamkan dalam diri kita betapa pentingnya pendidikan bagi diri sendiri dan negara. Karena dalam hidup kita harus memiliki cita-cita, dan itu dapat terwujud dengan kita memiliki pengetahuan.