Dana BOS: Pengertian hingga Skema Pencairannya!

13-04-2022

BangunPendidikan.com - Satuan pendidikan di Indonesia tentu saja mendapat angin segar dari kehadiran dana BOS yang diselenggarakan oleh Pemerintah. Dengan adanya dana BOS, sekolah dapat memenuhi seluruh kebutuhan pembelajaran. Untuk itu Pemerintah memberikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke seluruh satuan pendidikan di Indonesia yang memenuhi kriteria yaitu bantuan berupa dana.

Dana tersebut dapat dipergunakan untuk keperluan sekolah, seperti pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah hingga membeli alat multimedia untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Setiap sekolah mendapat bantuan dana yang berbeda-beda, tergantung dari tingkatan sekolah serta jumlah peserta didik yang terdaftar di NISN Dapodik.

Pengertian Dana Bos

Dana BOS adalah program yang diusung Pemerintah untuk membantu sekolah di Indonesia agar dapat memberikan pembelajaran dengan lebih optimal. Bantuan yang diberikan melalui dana BOS yakni berbentuk dana.Untuk penyaluran dana BOS di tahun 2022, Pemerintah telah mengatur pokok kebijakannya. Yaitu:

  1. Nilai satuan biaya BOS bervariasi sesuai karakteristik masing-masing daerah
  2. Penggunaan dana BOS tetap bisa fleksibel
  3. Dana BOS dapat digunakan untuk keperluan persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)
  4. Pelaporan penggunaan Dana BOS dilakukan secara daring
  5. Pelaporan penggunaan BOS secara online di laman bos.kemdikbud.go.id
  6. Pelaporan menjadi syarat penyaluran dana BOS tahap berikutnya.

Untuk besaran dana BOS Reguler yang disalurkan tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya yaitu dihitung berdasarkan jumlah peserta didik yang tercatat di Dapodik yang dikalikan dengan satuan biaya per masing-masing tingkat pendidikan.

Nilai satuan BOS tiap sekolah akan berbeda-beda tergantung dari daerahnya yang dihitung berdasarkan dua metode, yakni:

  1. Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) dari Badan Pusat Statistik.
  2. Indeks Besaran Peserta Didik (IPD) yaitu berdasarkan jumlah peserta didik per sekolah yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
  3. Pasalnya, ada sejumlah daerah yang kesulitan mendapatkan bahan baku untuk membangun sekolah maupun penyedia jasa konstruksi. Kondisi tersebut tentu saja akan berdampak terhadap operasional sekolah.

Jadi, semakin sulit letak geografisnya, maka semakin tinggi pula IKKnya. Dengan demikian, nilai satuan dana BOS juga akan lebih tinggi.

Syarat Dan Kriteria Sekolah Yang Mendapatkan Dana BOS

Untuk mendapatkan dana BOS, ada beberapa syarat dan kriteria yang harus dimiliki oleh sekolah sesuai Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020, berikut di antaranya:

  1. Satuan pendidikan harus terdaftar di Dapodik saat batas cut off dilakukan.
  2. Satuan pendidikan harus memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
  3. Satuan pendidikan bukan termasuk ke dalam Satuan Pendidikan Kerjasama.
  4. Jumlah siswa yang terdaftar lebih dari atau sama dengan 60 orang selama tiga tahun berturut-turut.
  5. Satuan pendidikan memiliki izin operasional aktif khusus untuk sekolah swasta.

Syarat dan kriteria di atas tidak berlaku untuk sekolah swasta yang menetapkan iuran pendidikan mahal, sekolah yang kurang diminati oleh masyarakat hingga sekolah yang sengaja membatasi jumlah siswa/i agar mendapatkan dana BOS untuk kebijakan khusus.

Skema Penyaluran Dana BOS

Berdasarkan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021, pencairan dana BOS akan dibagi menjadi tiga tahap berdasarkan selesainya pelaporan. Yaitu:

  1. Tahap I cair setelah penyampaian laporan penggunaan BOS tahap II tahun sebelumnya
  2. Tahap II cair setelah penyampaian laporan penggunaan BOS tahap III tahun sebelumnya
  3. Tahap III cair setelah penyampaian laporan penggunaan BOS tahap I tahun anggaran.

Jika sebelumnya dana disalurkan melalui dinas pendidikan daerah dan diteruskan ke sekolah, kini penyaluran akan langsung dikirimkan ke rekening sekolah. Dengan begitu, sekolah bisa mendapat anggaran tepat waktu dan akan membuat kualitas pembelajaran menjadi lebih optimal.

Jadwal Pencairan Dana BOS 2022

Sejak awal Maret atau tepatnya 01 Maret 2022, ada beberapa wilayah yang sudah melakukan pencairan dana BOS 2022 untuk tahap 1. Sedangkan untuk sekolah lainnya tinggal menunggu waktu pemberian rekomendasi dana Bos cair dari dinas pendidikan bapak/ibu karena seharusnya Dana Bos tahap 1 telah ditransfer oleh pusat dan berada di dalam rekening sekolah. Adapun jumlah penerimaan tergantung dari jumlah siswa pada saat cut off dana Bos atau waktu sikronisasi dapodik yaitu 31 Agustus 2021.

Jadwal Pencairan dana BOS tahap 1 tahun 2022?

Di sebagian daerah Dana Bos tahap 1 sudah cair dan diambil oleh Kepala Sekolah untuk segera dibelanjakan sesuai dengan Juknis. Rencana belanja sudah tercantum di dalam RKAS yang telah disusun. Dan yang terpenting adalah perlu adanya bukti realisasi untuk laporan pertanggung jawaban dana BOS yang dipakai agar nantinya tidak ada masalah ketika tiba waktunya Audit dari BPK.

Kapan Jadwal Pencairan Dana BOS tahap 2 tahun 2022?

Jika Dana Bos tahap 1 cairnya di bulan Maret atau di penghujung bulan pada Tahap 1. Maka untuk dana Bos Tahap 2 meliputi 5 bulan yakni April, Mei, Juni, Juli dan Agustus. Di tahun lalu Dana Bos tahap 2 telah cair pada bulan Mei, apakah ini akan menjadi bulan yang sama pada pencairan dana Bos tahap 2 tahun ini? Kemungkinan besar sama, atau malah lebih cepat. Kita nantikan saja sebab untuk saat ini semua fokus pada penggunaan dana Bos Tahun 2022 tahap 1. Tanda-tanda dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tahap II segera cair apabila dana tersebut telah ditrasfer masing-masing sekolah. Cek Jadwal pencairan dana bos.

Kapan Jadwal  Pencairan Dana BOS tahap 3 tahun 2022?

Berdasarkan jadwal yang tercantum di dalam juknis maka Dana BOS tahap 3 dijadwalkan cair pada bulan September sampai akhir tahun atau Desember 2022 mendatang. Sebelum tiba waktunya tersebut akan ada himbauan bagi semua satuan pendidikan untuk segera menyelesaikan laporan pada aplikasi Arkass di bagian laporan realisasi serta melakukan update pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Cara Mencairkan Dana BOS Sekolah

Berikut tahapan penyaluran dana BOS seperti yang tertuang pada Permendikbud No 8 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah. Yaitu:

  1. Menginput data rekening yang dimasukkan oleh sekolah ke Dapodik.
  2. Data dari Dapodik akan ditarik ke aplikasi BOS Salur untuk dilakukan verifikasi dan validasi (verval) yang dilakukan oleh Kemendikbud dan juga Bank.
  3. Jika data sudah sama atau valid, tahap selanjutnya yakni mengirimkan data tersebut ke sistem Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) untuk kemudian dilakukan proses pencairan.

Proses pencairan dana BOS harus menggunakan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) agar dana bisa diterima langsung oleh sekolah.