Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi (Winda:Canva)

Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi merupakan salah satu aturan penulisan dalam menyusun suatu laporan penelitian. Penyusun teks ini melakukan pengamatan terhadap berbagai aspek yang diuji dan hasilnya kemudian disampaikan kepada masyarakat.

Mengutip dari buku berjudul Cara Menguasai Soal Bahasa Indonesia SMA dan MA Latihan Soal dan Pembahasan karya Tomi Rianto (2021), teks laporan hasil observasi memiliki kaidah kebahasaan tersendiri sehingga berbeda dengan teks lainnya.

Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada mereka yang belum mengenal informasi tersebut secara terstruktur. Dengan kata lain, laporan observasi merinci sesuatu hal sesuai dengan kalimat fakta yang ditemukan melalui proses pengamatan.

Lantas, ada berapakah kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi? Temukan jawaban selengkapnya pada artikel berikut ini, ya. Yuk, simak hingga akhir!

1. Kata Benda atau Peristiwa Umum

Struktur kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi ini harus mengandung unsur kata yang digunakan untuk merujuk pada objek, manusia, hewan, atau konsep konkret lainnya. Contohnya adalah "meja," "buku," atau "pohon."

Peristiwa umum mengacu pada kejadian atau keadaan yang sering terjadi secara luas atau umum di berbagai tempat atau waktu. Contohnya adalah "pemilihan umum," "perayaan tahun baru," atau "olahraga sepak bola."

2. Kata Pengelompokan

Kata pengelompokan adalah salah satu kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi yang digunakan untuk menyatukan atau mengelompokkan objek atau konsep berdasarkan kesamaan karakteristik atau sifat.

Contohnya adalah "jenis," "kategori," atau "kelompok." Misalnya, Kita dapat menggunakan kata pengelompokan untuk merujuk pada sekelompok hewan seperti "mamalia" atau "reptil."

3. Kalimat Deskripsi

Kalimat deskripsi digunakan untuk menggambarkan atau menjelaskan karakteristik, sifat, atau keadaan dari suatu objek atau peristiwa. Kalimat ini bertujuan memberikan gambaran yang jelas kepada pembaca.

Contohnya adalah "Bunga-bunga yang berwarna cerah mekar di taman," atau "Langit senja yang memancarkan warna oranye dan merah."Contoh lain seperti:

  1. Tubuh ikan paus memiliki ukuran yang sangat besar.
  2. Awan berwarna hitam pekat menandakan keadaan mendung.
  3. Kulit buaya terasa kasar dan giginya sangat tajam.
  4. Manusia memiliki dua tangan dan dua kaki.
  5. Gigi harimau berfungsi tajam untuk merobek daging.

4. Kata Verba Relasional

Kata verba relasional digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih konsep atau elemen dalam suatu kalimat. Contohnya adalah "merupakan," "adalah," atau "menjadi." Misalnya, "Bunga mawar adalah simbol cinta."

5. Kata Verba Aktif

Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi menggunakan kata verba aktif merujuk pada kata kerja yang menunjukkan aksi atau kegiatan yang dilakukan oleh subjek. Contohnya adalah "menggambar," "menulis," atau "memasak." Kalimat dengan kata verba aktif memiliki struktur yang menekankan tindakan yang dilakukan oleh subjek, seperti "Ani menulis surat."

6. Kalimat Definisi

Kalimat definisi digunakan untuk memberikan batasan atau penjelasan yang jelas tentang suatu konsep atau objek. Kalimat definisi biasanya mengidentifikasi esensi atau sifat inti dari suatu hal.Adapun contohnya, seperti:

  1. Mamalia merupakan salah satu hewan yang menyusui.
  2. Kucing adalah termasuk mamalia berkaki empat.
  3. Awan merupakan hasil penguapan air yang dipanaskan oleh sinar matahari.
  4. Buaya adalah salah satu hewan purba yang masih hidup hingga saat ini.
  5. Manusia makhluk sosial yang hidup berdampingan dan perlu bantuan orang lain.
  6. Singa merupakan jenis hewan karnivora, yaitu hewan pemakan daging.

7. Kata Sifat

Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi menggunakan kata sifat untuk memberikan keterangan atau menggambarkan sifat dari suatu objek atau peristiwa.

Dengan kata sifat, kita dapat memberikan nuansa atau warna pada deskripsi, seperti "langit malam yang gelap" atau "bunga yang harum."

8. Konjungsi

Konjungsi adalah kata atau kelompok kata yang digunakan untuk menghubungkan dua klausa atau frasa dalam suatu kalimat.

Konjungsi dapat bersifat koordinatif, seperti "dan," "atau," atau "tetapi," atau bersifat subordinatif, seperti "karena," "sehingga," atau "jika." Contoh penggunaan konjungsi adalah "Dia makan sarapan dan kemudian pergi bekerja" atau "Kita harus bekerja keras agar sukses.”

9. Menyampaikan dengan Istilah

Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi adalah menyampaikan konsep dengan menggunakan istilah khusus dalam pemaparan bidang ilmu tertentu. Contohnya  seperti Tursiops truncatus, blowhole, blubber

Itulah informasi seputar kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi. Jadi, apabila kamu ingin menyusunnya, jangan lupa menggunakan kaidah di atas, ya. Semoga bermanfaat!


Tag :