Menanamkan Kesadaran dari Program Pemerintah, Wajib Belajar 9 Tahun

18-05-2022

Wajib belajar selama 9 tahun merupkan suatu program yang di buat oleh pemerintah, yang sudah diperhitungkan untuk kebutuhan dan kesiapan generasi penerus untuk meneruskan bangsa ini di masa yang mendatang. Namun kenyataannya dibeberpa wilayah masih minim kesadaran akan kewajiban ini. Ada juga yang tidak menjalankan kewajiban belajar selama 9 tahun dikarenakan oleh faktor keterbelakangnya wilayah tersebut.

Latar Belakang Kurangnya Kemajuan Pendidikan

Salah satu contohnya adalah Nusa Tenggara Timur. Wilayah yang terkenal memiliki sebuah taman nasional komodonya tersebut ternyata memiliki penduduk yang buta aksara berjumlah 417.997 orang.

Kasus yang terjadi di Nusa Tenggara Timur ini ternyata cukup memprihatinkan. Pasalnya, anak anak yang ingin bersekolah tidak jarang harus mengarungi lautan terlebih dahulu, agar sampai ke sekolah. Akibatnya dari faktor tersebut perkembangan dan minat pendidikan pada daerah Nusa Tenggara Barat menjadi tertinggal dibanding daerah lain.

Hal hal seperti ini tentu sangat menjadi pehatian bagi kita. Pasalnya apabila negara Indonesia memiliki minat belajar yang rendah, maka kita akan sulit untuk mencari generasi, yang bisa meneruskan bangsa ini.

Pendidikan wajib 9 tahun merupakan program pemerintah yang diupayakan pemerintah harus terealisasi. Program ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah dalam pemerataan pendidikan dasar, agar ketertinggalan terutama di bidang pendidikan pada suatu daerah tersebut dapat di minimalkan.

Untuk meralisasikan tujuan program pemerintah tersebut, pemerintahan harus terjalin kerja sama yang baik, antara sistem pemerintahan, masyarakat, dan juga keluarga.

Pemerintah juga di nilai masih banyak mengalami kendala untuk mengatasi hal ini. Kendala tersebut mulai dari dana yang terbatas dari pemerintah, untuk menjalankan program pendidikan ini secara merata. Selain itu faktor keluarga juga menjadi salah satu hal yang penting juga. Pasalnya masih banyak terdapat keluarga yang kurang memotivasi, dan memiliki niat yang tinggi untuk menyekolahkan anaknya.

Masih terdapat 1.063.000 anak berusia 7-15 tahun yang tidak bersekolah. Hal ini cukup membuat hati merasa teriris. Pasalnya pendidikan itu merupakan suatu hal yang harus di dapat oleh semua anak.

Dengan meningkatnya minat dan tingkat pendidikan Indonesia, akan berpengaruh terhadap pola pikir dan juga kualitas seseorang sebagai warga negara.

Wajib pendidikan 9 tahun juga mampu memberikan bekal bagi siswa, untuk mengembangkan kehidupan pribadinya sebagai anggota masyarakat, dan juga warga bernegara yang baik. Upaya ini akan membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik, berkualitas dan juga membuat generasi warga negara yang mampu menegakkan pembangunan negara di segala bidang.

Dampak dari Kurangnya Minat Belajar Bagi Negara Indonesia

Karena pendidikan begitu penting untuk masa depan bangsa, maka dari itu segala faktor yang menunjang keberhasilan program pemerintah wajib belajar 9 tahun harus diperhatikan. Peran guru sangat penting untuk membantu meningkatkan minat belajar siswanya di sekolah. Tak jarang seorang siswa merasa tertekan ketika berada di sekolah, sehingga menjadikannya seorang siswa yang tidak memiliki minat belajar. Hal ini akan membuat program wajib belajar 9 tahun tersebut menjadi lebih sulit di realisasikan.

Generasi muda adalah generasi yang akan menentukan gimana nasib bangsa ini kedepannya. Memiliki generasi penerus yang memiliki jiwa semangat belajar yang tinggi, serta gemar membaca, tentu akan membuat kita sebagai negara berkembang menjadi negara maju. Tidak bisa dibayangkan bagaimana nasib bangsa Indonesia apabila berada di tangan generasi yang bahkan tidak peduli dengan nasib dirinya sendiri, sedangkan mereka merupakan individu dengan minat belajar yang rendah.

Beberapa dampak yang mungkin terjadi adalah ancaman bagi kemajuan negara Indonesia sendiri. Bagaimana sebuah negara mengalami kemajuan dan perkembangan dengan generasi yang wawasannya sedikit. Maka dari itu, pogram wajib belajar 9 tahun dilakukan pemerintah, agar generasi indonesia merupakan generasi yang cerdas. Karena ditangan merekalah nasib bangsa ini kedepannya.