Mengenal Mata Kuliah Pada Program Studi Seni Rupa

05-10-2022

BANGUN PENDIDIKAN - Seni Rupa adalah ilmu yang mempelajari tentang keindahan, yaitu secara teori dan prakteknya. Beberapa hal yang akan kamu pelajari pada program studi Seni Rupa ialah melukis, mematung, menggrafis, membuat keramik hingga penerapan ilmu-ilmu seni, seperti sejarah dan perkembangan Seni Rupa saat ini.

Banyak sekali hal-hal menarik yang akan kamu temui di dalam Seni Rupa saat kamu mempelajarinya. Lantas, apa saja yang akan di pelajari di Seni Rupa? Penasaran? Yuk, ikuti ulasan kami di bawah ini!

1. Menggambar/Melukis

Kegiatan menggambar/melukis dapat diterapkan dalam berbagai cara dari mulai pembuatan sket, pengembangan sket menjadikan karya lukis/gambar, menggambar dengan skema, memindahkan gambar dengan bantuan kisi-kisi dan menggambar ekspresi dengan cara memberikan gambar kepada siswa bagaimana seorang maestro (seniman) menggarapkannya mereka dari awal hingga akhir.

Media untuk menggambar diantaranya seperti kertas gambar, karton manila, kertas plikator, kertas merang, karton dan lain sebagainya.

2. Membentuk

Membentuk dapat dimaksud untuk mengubah, membangun dan mewujudkan. Umumnya bahan yang dipergunakan untuk kegiatan membentuk adalah bahan-bahan lunak seperti tanah liat, plastisin, malam lilin, playdog dan sejenisnya. Teknik membentuk sangat beragam, diantaranya:

- Membutsir, ialah membuat bentuk tiga dimensi dari bahan yang lunak dengan cara diremas-remas dengan tangan pada saat tanah masih dalam keadaan lembek.

- Memahat, ialah membentuk dengan jalan membuang bahan yang tidak dipergunakan.

- Cor (Menuang), ialah proses menuang menggunakan bahan cair yang dituangkan pada alat acuan yang berbentuk cetakan, setelah menjadi keras dikeluarkan dari acuan/cetakan.

3. Menempel

Menempel adalah karya seni berupa tempelan gambar atau bahan tertentu pada sebuah benda agar lebih menarik untuk dilihat. Alat dan bahan yang digunakan dapat berupa kendi, lem, gunting, pensil, kertas warna, monte, kain perca atau bahan lain. Teknik pembuatannya yaitu dengan menempelkan guntingan kertas, kain perca atau monte ke kendi yang telah digambari.

4. Mencetak

Mencetak merupakan proses memperbanyak (reproduksi) suatu gambar atau naskah dengan teknik tertentu. Bahan-bahan yang digunakan adalah cat air, sumbo kue, tinta bak serta lainya. Bahan acuan cetakan dapat menggunakan berbagai bahan seperti kentang, wortel, ketela rambat, bengkoang, karet bekas sandal, karton tebal, triplek dan lain sebagainya.

Teknik mencetak ada bermacam-macam diantaranya adalah cetak timbul, cetak cekung, cetak tembus, dan cetak datar.

5. Menggunting, melipat, menempel (3M)

Karya seni rupa ini merupakan proses memanipulasi lembaran kertas menjadi suatu bentuk dua atau tiga dimensi. Bahan yang digunakan untuk dapat pembuatan karya ini berupa kertas, kertas lipat, lembaran plastik.

Alat yang digunakan seperti gunting dan lem atau perekat. Teknik yang digunakan yaitu melipat atau origami.

6. Dekorasi

Kegiatan dekorasi biasanya ditujukan untuk membuat hiasan. Bahan untuk dekorasi ini dapat menggunakan bahan-bahan seperti biji-bijian, bunga, batang tumbuh-tumbuhan, bauh-buahan, kertas berwarna, plastik sedotan, pita plastik, karet balon dan lain sebagainya.

Alat-alat yang digunakan untuk jenis dekorasi bahan kertas adalah gunting, cutter, lem, pisau, cutter, gunting, jarum, benang, paku, palu, lem dan sebagainya. Di dalam membuat dekorasi atau dinamen dapat dilakukan dengan dua cara yaitu

7. Merakit dan Membangun

Merakit dan menbangun merupakan kegiatan yang mencakup aktivitas menyusun berbagai komponen untuk dijadikan sesuatu benda tiga dimensi atau trimatra.

Contoh: membuat kalender. Bahan yang digunakan seperti kertas tebal/karton, lem, pensil berwarna / cat air. Alat-alat yang bisa digunakan antara lain gunting, penggaris, cutter, kuas.

Prosedur membangun bisa dilakukan dengan cara melipat, memotong, dan mengelem. Pada bagian tertentu bisa diberi pewarna atau garis-garis.

8. Menjiplak

Menjiplak merupakan kegiatan menempelkan sehelai kertas pada model cetakan kemudian menggosoknya dengan krayon atau alat tulis lain. Bahan yang digunakan dapat bermacam-macam, seperti koin, model topeng, atau berbagai objek yang dapat ditemui di sekitar.

Bahan penggosoknya dapat berupa pensil, pensil warna, atau krayon. Teknik pembuatannya yaitu dengan cara menggosok-gosokkan krayon atau pensil di atas sehelai kertas yang diletakkan di atas model sehingga membentuk jiplakan dari model tersebut.

9. Kolase

Kolase adalah penyusunan berbagai macam bahan pada sehelai kertas yang diatur. Bahan yang biasanya digunakan adalah kertas, kain, atau bahan yang bertekstur.

Teknik pembuatannya yaitu dengan cara menempelkan berbagai potongan bahan-bahan tersebut pada kertas dan diatur sedemikian rupa sesuai keinginan mereka.

10. Finger Painting (Lukisan Jari)

Finger Painting (Lukisan Jari) ialah seni lukis dengan menggunakan jari sebagai alat untuk melukis. Pada prinsipnya proses finger painting adalah bebas, yang terpenting adalah bahwa lukisan tersebut dibuat dengan menggunakan jari-jari tangan. Jadi sebenarnya karya ini juga bebas, beraliran abstrak, realistis, naturalis, dan sebagainya sebagainya.

Bahan yang dipakai dapat berupa berbagai jenis cat, kertas, atau berbagai bahan lukisan lain. Teknik pembuatannya adalah pada dasarnya menggunakan jari untuk menggambar. Semua gambar digambar dengan jari-jari tangan.

11. Lukis Tempel/Gambar Tekstur

Lukis tempel/gambar tekstur yaitu karya seni berupa gambar yang dibuat dengan teknik menggambar dan menempel baik dengan kertas maupun bahan lain pada gambar sehingga tercipta suatu pola gambar yang indah dan lebih hidup.

Alat dan bahan seperti pelepah batang pisang kering, dedaunan, kertas, atau bahan lain yang bisa ditempel, gunting, lem, berbagai jenis kertas, pensil, dan lain sebagainya.

12.  Merangkai/Memasang

Merangkai/memasang ialah jenis karya seni yang dibuat dengan merangkai atau memasang suatu bahan pada media tertentu. Contoh: membuat puzzle.

Alat dan bahan yang digunakan yaitu karton tebal, pensil, kertas HVS, pensil warna, penggaris, gunting, lem, dan lain sebagainya.

Teknik pembuatannya dengan membuat sebuah gambar pada kertas HVS, beri warna, kemudian tempelkan pada karton tebal. Gambar garis potong pada gambar, kemudian potong-potong sesuai garis dan beri bingkai pada gambar.

13. Menghias

Menghias adalah jenis karya seni yang dibuat dengan merangkai atau memasang, menempel dan menghias suatu bahan pada media tertentu.

Contoh: membuat topeng karton. Alat dan bahan yang digunakan seperti karton tebal, pensil, lem, bahan pewarna (cat air, cat minyak, crayon, pensil warna dan lain sebagainya), kertas marmer, gunting, dan lain-lain.

14. Mencelup

Mencelup merupakan jenis karya seni yang dibuat dengan membuat hiasan pada kain polos dengan menggunakan teknik celup ikat.

Contoh: celup kaos dengan jumputan. Alat dan bahan bisa berupa kain putih atau kaos polos warna putih, karet gelang atau tali secukupnya, zat pewarna, kompor, panci, air.

15. Meronce

Meronce merupakan jenis karya seni yang dibuat dengan merangkai atau memasang suatu bahan pada benang.

Contoh: membuat tirai, membuat kalung. Alat dan bahan misalnya biji karet kering, atau kertas yang digulung kecil, benang nilon, gunting dan pisau, jarum jahit, sedotan limun, dan lain-lain.

Teknik pembuatannya yaitu dengan cara menyusun gulungan kertas atau biji karet kering yang telah di lubangi kedua ujungnya pada benang nilon dengan bantuan jarum.

16. Mencungkil

Mencungkil ialah kegiatan yang mencakup aktivitas dengan teknik mencungkil sehingga menghasilkan karya seni yang menarik. Alat dan bahan yang digunakan dapat berupa plastisin, kentang, ketela, atau bahan lain yang bisa dicungkil, pisau atau cutter, lidi, papan.

Teknik Pembuatannya dengan cara membuat sketsa pada bahan yang akan dicungkil kemudian cungkil pada bagian yang perlu dibuang dengan pisau.

17. Menganyam

Menganyam merupakan kegiatan yang membuat karya seni dengan teknik menganyam untuk menghasilkan sesuatu yang lebih menarik dari bahan semula. Misalnya membuat anyaman kipas. Alat dan bahan yang digunakan yaitu irisan bambu tipis, 1 bilah bamboo, tali plastic, pisau dan gunting.

18. Membatik

Membatik ialah kegiatan membuat karya seni dengan teknik membatik untuk menghasilkan karya yang indah dilihat.

Alat dan bahannya kain polos, pensil atau pensil warna, canting, kertas gambar, lilin malam, pewarna naptol atau wantex, kaporit, air dan wajan kecil, kompor ember.

19. Memilin

Memilin merupakan kegiatan yang mencakup aktivitas dengan teknik memilin sehingga menghasilkan karya seni yang indah, misalnya: Membuat Relief. Alat dan bahan: plastisin, plastic, pensil dan kertas, serta penggaris dan papan.

20.  Karya kerajinan

Karya kerajinan adalah kegiatan membuat karya seni dengan berbagai teknik agar menghasilkan karya tertentu. Seperti: Membuat Asbak. Alat dan bahan: tanah liat, pisau, sendok, alat sudip.

Nah sobat blog, itulah beberapa mata kuliah yang akan kamu temui bila mengambil jurusan seni rupa. Bagaimana, apakah sampai sini kamu sudah paham? Jangan sampai salah jurusan yah!