Perbuatan yang Dibenci Allah (Winda:Canva)

Tidak semua tindakan yang dilakukan oleh seorang umat muslim mendapatkan keridhaan dari sang pencipta.

Dalam ajaran Islam, telah ditetapkan bahwa ada beberapa perbuatan yang dibenci Allah SWT.

Untuk itu, sebagai hambanya kita harus mengetahui berbagai perbuatan dan tindakan yang tak disukai Allah.

Seperti yang telah dijelaskan dalam buku berjudul Para Musuh Allah karya Rizem Aizid (2017), Allah tidak mencintai beberapa golongan manusia bukan karena sifatnya sebagai Pembenci, tetapi karena tindakan atau perilaku mereka yang melanggar syariat-Nya.

Bagi mereka yang bisa menghindari perbuatan tersebut Allah akan banyak kenikmatan hidup yang dipenuhi oleh rezeki berlimpah.

Sedangkan bagi mereka yang mengikuti perbuatan itu, Allah akan memberikan kesengsaraan dan merugilah mereka dalam hidupnya.

Lantas, apa saja perbuatan yang dibenci Allah dalam ajaran Islam? Temukan jawaban selengkapnya pada artikel berikut ini, ya!

1. Sifat Syirik

Perbuatan ini dijelaskan dalam Al-Qur'an Surat Luqman ayat 13. Allah SWT berfirman,

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ ١٣

Artinya: (Ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, saat dia menasihatinya, "Wahai anakku, janganlah mempersekutukan Allah! Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) itu benar-benar kezaliman yang besar."

2. Berdusta kepada Allah SWT

وَمَنْ اَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرٰى عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا اَوْ كَذَّبَ بِاٰيٰتِهٖۗ اِنَّهٗ لَا يُفْلِحُ الظّٰلِمُوْنَ

Artinya: "Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan suatu kebohongan terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak beruntung." (QS Al-An'am (6): 21)

3. Membunuh

Dalam hadits riwayat Ibnu Abbas, Nabi SAW bersabda:

أَبْغَضُ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ ثَلَاثَةٌ: مُلْحِدٌ فِي الْحَرَمِ, وَمُبْتَغِ فِي الإِسْلَامِ سُنَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ, وَطَالِبُ دَمِ امْرِئٍ بِغَيْرِ حَقٍ لِيَهْرِيقَ دَمَهُ

Artinya: "Ada tiga golongan manusia yang paling dimurkai oleh Allah, yaitu orang yang berbuat jahat di Tanah Haram (Makkah), orang yang mencari sunanul jahiliyah (tradisi orang-orang pada zaman jahiliyah) dalam Islam, dan orang yang membunuh manusia dengan jalan tidak benar bertujuan melakukan pertumpahan darah." (HR Bukhari)

4. Mencela Pembicaraan

Salah satu contoh perbuatan yang dibenci Allah dalam hadits dari Jabir bin Abdullah, Rasulullah SAW berkata:

وَأَنَّ أَبْغَضَكُمْ إِلَيَّ وَأَبْعَدَكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الثرْثارُوْنَ المُتَشَدِقُونَ وَالْمُتَفَيْهِقُوْنَ. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ عَلِمْنَا الثرْثَارُوْنَ وَالْمُتَشَد قُوْنَ, فَمَا الْمُتَفَيْهِقُوْنَ؟ قَالَ : المُتَكَبِّرُونَ

Artinya: "Orang yang paling aku murkai di antara kalian dan paling jauh tempatnya dariku pada hari Kiamat, yaitu ats-tsartsarun (orang yang banyak bicara, yang suka bikin gosip), al-mutasyaddiqun (orang yang suka melontarkan celaan pada orang lain) dan al-mutafaihiqun. Mereka berkata, 'Ya Rasulullah! Kami telah mengetahui siapa itu ats-tsartsarun dan al-mutasyaddiqun, lalu siapakah al-mutafaihiqun tersebut?' Rasulullah menjawab, 'Orang-orang yang takabur." (HR Tirmidzi)

5. Berkhianat

Perbuatan yang dibenci Allah SWTtercantum dalam ayat:

وَاِمَّا تَخَافَنَّ مِنْ قَوْمٍ خِيَانَةً فَانْۢبِذْ اِلَيْهِمْ عَلٰى سَوَاۤءٍۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْخَاۤىِٕنِيْنَ ࣖ ٥٨

Artinya: "Jika engkau (Nabi Muhammad) benar-benar khawatir (akan terjadi) pengkhianatan dari suatu kaum, kembalikanlah (perjanjian itu) kepada mereka dengan cara seimbang (adil dan jujur). Sesungguhnya Allah tidak menyukai para pengkhianat."

6. Memfitnah, Merendahkan, dan Mengolok-olok

Memfitnah, merendahkan, dan mengolok-olok muslim serta ghibah termasuk dalam perbuatan zalim. Hal ini termaktub dalam surah Al Hujurat ayat 11 Allah SWT berfirman,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ ١١

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim.

7. Meninggalkan Syariat Islam

Seseorang yang meninggalkan syariat Islam karena mengikuti hawa nafsu adalah perbuatan yang dibenci Allah, telah tercantum dalam Surat Al Qashash ayat 50,

فَاِنْ لَّمْ يَسْتَجِيْبُوْا لَكَ فَاعْلَمْ اَنَّمَا يَتَّبِعُوْنَ اَهْوَاۤءَهُمْۗ وَمَنْ اَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوٰىهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ ࣖ ٥٠

Artinya: "Jika mereka tidak menjawab (tantanganmu), ketahuilah bahwa mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka. Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti keinginannya tanpa mendapat petunjuk dari Allah? Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim."

8. Munafik

Salah satu sifat buruk yang dibenci Allah SWT adalah munafik. Rasulullah SAW bersabda,

”Kalian pasti akan bertemu dengan orang-orang yang paling Allah benci, yaitu mereka yang bermuka dua. Di satu kesempatan, mereka memperlihatkan satu sisi muka, namun dikala yang lain, mereka memperlihatkan muka yang lain pula,” (HR. Bukhari-Muslim).

9. Konflik, Perdebatan, dan Pertikaian

Rasulullah SAW juga mengajarkan agar umat muslim menjauhi konflik, perdebatan, serta pertikaian, karena tindakan ini dapat mendatangkan kemurkaan Allah SWT.

Berdasarkan perkataan Aisyah RA, Rasulullah SAW menyampaikan, "Orang yang paling dibenci oleh Allah adalah mereka yang suka terlibat dalam konflik dan pertengkaran." (HR Bukhari dan sumber lainnya).

10. Kesombongan

Mengutip dari buku berjudul Setan, Skak Mat! karya Suhendi Abiraja (2017), kesombongan diartikan sebagai sikap yang menyombongkan diri dan merasa lebih unggul daripada orang lain. Sifat ini sering disebutkan dalam Al-Qur'an sebagai sesuatu yang tidak dianjurkan.

Allah SWT berfirman dalam surah Luqman ayat 18,

"Janganlah kamu memalingkan wajahmu dari manusia (dengan sombong) dan janganlah berjalan di muka bumi ini dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan bangga." (QS. Luqman: 18).

Demikianlah informasi seputar perbuatan yang dibenci Allah SWT terutama munafik, semoga kita semua tak menjadi salah satunya ya. Kuatkan keimananmu agar hidup lebih bermakna sesuai dengan syariat Islam.


Tag :