foto: freepik

Seni rupa terapan merupakan bentuk seni yang memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari, di mana fungsi estetisnya tidak hanya terbatas pada keindahan visual semata, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan fungsional manusia.

Dalam dunia seni, seni terapan memegang peranan penting sebagai perwujudan kreativitas yang diaplikasikan dalam berbagai objek sekitar kita.

Artikel ini akan menjelaskan secara menyeluruh tentang pengertian seni rupa terapan, fungsi yang diemban oleh seni ini, berbagai jenis yang berkembang, dan memberikan contoh-contoh karya yang mencerminkan keberagaman ekspresi artistik dalam seni terapan.

Dengan memahami esensi dan ragamnya, pembaca diharapkan dapat mengapresiasi keberagaman dan keindahan yang terkandung dalam seni terapan.

Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Pengertian Seni Rupa Terapan

Karya seni rupa terapan adalah cabang seni yang fokus pada penciptaan karya seni yang memiliki fungsi praktis atau digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Berbeda dengan seni rupa murni yang lebih menitikberatkan pada ekspresi artistik semata, seni terapan menggabungkan unsur estetika dengan kegunaan fungsional.

Dalam konteks ini, karya seni tidak hanya dihasilkan untuk dinikmati secara visual, melainkan juga dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan praktis atau dekoratif dalam berbagai aspek kehidupan, seperti perhiasan, furniture, pakaian, dan berbagai objek lainnya.

Karya seni rupa terapan mencakup berbagai teknik, seperti anyaman, ukiran, mozaik, dan lainnya, yang menghasilkan karya yang tidak hanya indah secara artistik, tetapi juga dapat digunakan atau diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.

Dengan demikian, seni ini memainkan peran penting dalam mengintegrasikan seni ke dalam kehidupan sehari-hari manusia.

Fungsi Seni Rupa Terapan

Seni rupa terapan memiliki pengertian fungsi yang melampaui batas estetika semata, karena keterlibatannya yang erat dengan kehidupan sehari-hari. Berikut fungsi-fungsinya:

  1. Fungsi Utilitarian atau Praktis: Seni terapan memiliki fungsi praktis dengan menciptakan karya seni yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya termasuk pembuatan mebel, perhiasan, dan alat-alat rumah tangga yang tidak hanya memiliki nilai estetika tetapi juga memenuhi kebutuhan fungsional sehari-hari.
  2. Fungsi Merayakan Budaya dan Tradisi: Seni terapan sering menjadi medium untuk merayakan keberagaman budaya dan tradisi. Dalam setiap motif, pola, atau desain, terdapat seringkali cerminan dari nilai-nilai budaya dan warisan sejarah suatu masyarakat.
  3. Fungsi Dekoratif: Salah satu fungsi seni rupa terapan adalah memberikan sentuhan dekoratif pada lingkungan sekitarnya. Karya seni ini digunakan untuk memperindah ruang, baik dalam konteks interior maupun eksterior, menciptakan identitas visual dan atmosfer yang unik.
  4. Fungsi Ekspresi Artistik: Seni terapan memberikan peluang bagi seniman untuk mengekspresikan diri mereka secara artistik. Melalui teknik dan kreativitas mereka, seniman dapat mentransformasikan ide, nilai, dan perasaan ke dalam bentuk karya seni yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Dengan berbagai fungsi ini, seni terapan tidak hanya menjadi sarana estetika semata, melainkan juga memiliki dampak yang mendalam pada kehidupan sehari-hari dan keberagaman budaya masyarakat.

Jenis-Jenis Seni Rupa Terapan

Seni rupa terapan memiliki pengertian mencakup berbagai jenis, yang masing-masing menampilkan keunikan dalam teknik, bahan, dan tujuan ekspresi. Berikut adalah beberapa jenis seni terapan:

  1. Anyaman: Jenis seni terapan ini melibatkan teknik menyusun atau menganyam bahan, seperti bambu, rotan, atau serat alami, untuk menciptakan berbagai objek fungsional seperti keranjang, tikar, dan topi.
  2. Ukiran: Seni ukiran melibatkan pemahatan atau pengukiran pada bahan seperti kayu, batu, atau bahan keras lainnya. Karya seni ini sering diaplikasikan pada mebel, arsitektur, atau patung dengan motif dan pola yang rumit.
  3. Mozaik: Seni mozaik menggunakan potongan-potongan kecil dari bahan seperti kaca, keramik, atau batu untuk membentuk gambar atau pola yang kompleks. Mozaik dapat diaplikasikan pada permukaan dinding, lantai, atau objek dekoratif lainnya.
  4. Batik: Batik adalah seni terapan yang melibatkan teknik pewarnaan kain dengan menggunakan lilin untuk membuat pola-pola yang indah. Batik sering diaplikasikan pada kain untuk pembuatan pakaian, taplak meja, atau dekorasi lainnya.
  5. Keramik: Seni keramik mencakup pembuatan objek dari tanah liat yang kemudian dibakar. Ini termasuk pembuatan vas, piring, atau patung dengan berbagai tingkat kompleksitas dan dekorasi.
  6. Tekstil: Seni terapan tekstil mencakup pembuatan karya seni dari bahan tekstil, seperti kain, benang, dan serat. Hal ini melibatkan pembuatan pakaian, hiasan dinding, atau benda fungsional lainnya.
  7. Kaligrafi: Kaligrafi melibatkan seni menulis atau menggambar huruf dengan indah dan estetis. Karya kaligrafi sering diaplikasikan pada berbagai medium, termasuk kertas, kayu, atau kanvas.
  8. Pahat: Seni pahat terapan melibatkan pembentukan objek tiga dimensi melalui pemahatan atau pemodelan bahan seperti kayu, batu, atau logam. Karya seni ini sering berupa patung atau relief.

Contoh Seni Rupa Terapan

Contoh karya seni rupa terapan mencakup beragam bentuk ekspresi kreatif yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu contoh yang mencolok seni kriya, seperti anyaman bambu yang diterapkan dalam pembuatan kerajinan tangan seperti tas, topeng, atau keranjang.

Selain itu, seni mozaik yang menggunakan potongan-potongan kecil keramik atau kaca untuk menciptakan gambar atau pola menarik pada permukaan berbagai objek, seperti meja atau lantai, juga merupakan contoh seni rupa terapan yang populer.

Teknik dekorasi batik, dengan menggunakan lilin untuk menghasilkan pola-pola unik pada kain, merupakan bentuk seni terapan yang khas dari Indonesia.

Tak ketinggalan, seni pahat yang diaplikasikan dalam ukiran kayu atau batu untuk menciptakan patung-patung dengan nilai estetis dan makna mendalam juga menjadi bagian integral dari seni terapan.

Seni rupa terapan mengajak kamu untuk melihat dunia dengan mata seni, mengapresiasi estetika yang tersembunyi di sekitar, serta memberikan inspirasi untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan karya seni yang bermakna.

Melalui pemahaman mendalam terhadap pengertian seni rupa terapan, diharapkan masyarakat dapat semakin menghargai peran dan kontribusi seni ini dalam membentuk identitas budaya serta meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari.


Tag :