Struktur Organisasi OSIS (Foto:Freepik)

Dalam dunia pendidikan, adanya OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) memiliki peran sangat penting dalam membentuk lingkungan belajar yang dinamis dan produktif.

OSIS bukan hanya sebuah wadah untuk pengembangan kepemimpinan, tetapi juga menjadi tulang punggung dalam menggerakkan berbagai kegiatan di sekolah.

Sebagai perwakilan siswa, OSIS menjadi jembatan komunikasi antara siswa dan pihak sekolah, memastikan bahwa suara dan aspirasi siswa didengar dan diperhatikan.

Maka dari itu, memahami struktur organisasi OSIS hingga tugas yang diemban menjadi kunci utama dalam meningkatkan kinerja dan keterlibatan aktif antar anggota.

Dengan struktur yang jelas memungkinkan setiap anggota OSIS untuk mengetahui perannya dengan baik. Sehingga mampu berkontribusi secara optimal sesuai dengan keahlian dan minat masing-masing.

Diharapkan pula dapat meraih tujuan bersama sesuai dengan visi dan misi sekolah. Lantas, apa saja struktur organisasi OSIS dan tugasnya yang wajib diketahui? Simak ulasan selengkapnya pada artikel berikut ini, ya!

1. Pembina OSIS

Salah satu contoh struktur organisasi OSIS paling tinggi yaitu pembina yang bertanggung jawab penuh terhadap perencanaan, pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan OSIS di sebuah sekolah. Adapun tugasnya meliputi:

  • Memegang tanggung jawab penuh terhadap perencanaan, pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan OSIS di sekolah.
  • Memberikan nasihat dan saran kepada perwakilan kelas dan pengurus OSIS.
  • Menyetujui dan melantik anggota OSIS.
  • Mengarahkan pengorganisasian anggota perwakilan kelas.
  • Mengawasi penyusunan Anggaran Rumah Tangga dan program kerja OSIS.
  • Hadir dan mengawasi rapat OSIS.
  • Melakukan evaluasi terhadap kinerja OSIS.

2. Ketua OSIS

Sebagai pemimpin utama di dalam struktur organisasi OSIS, Ketua OSIS bertanggung jawab penuh terhadap segala aspek organisasi. Tugasnya mencakup:

  • Memimpin organisasi dengan kebijaksanaan.
  • Mengoordinasikan kegiatan antar pengurus dan mengevaluasi setiap aktivitas mereka.
  • Mengambil keputusan secara bijaksana melalui musyawarah dan mufakat.
  • Memimpin rapat OSIS.
  • Menyusun dan melaksanakan program kerja, serta mengkoordinasikan kegiatan ekstrakurikuler.
  • Menjalin komunikasi dengan sekolah lain.
  • Bertanggung jawab kepada Pembina OSIS.

3. Wakil Ketua OSIS

Wakil Ketua OSIS berperan sebagai pendamping Ketua OSIS dalam kepemimpinan organisasi. Tugasnya melibatkan:

  • Mendukung dan membantu Ketua OSIS dalam menjalankan tugasnya.
  • Memberikan saran dan masukan kepada Ketua OSIS dalam pengambilan keputusan.
  • Menggantikan Ketua OSIS jika diperlukan.
  • Berkoordinasi dengan setiap Ketua Seksi untuk memimpin bidang masing-masing.
  • Bertanggung jawab kepada Ketua OSIS.

4. Sekretaris I

Sebagai pendamping dalam  struktur organisasi OSIS, Sekretaris I memiliki tugas yang meliputi:

  • Memberikan saran kepada Ketua OSIS dalam pengambilan keputusan.
  • Mendampingi Ketua OSIS dalam rapat-rapat.
  • Menyiapkan, mendistribusikan, dan menyimpan surat serta arsip terkait dengan agenda kegiatan.
  • Menyusun agenda, evaluasi kegiatan, hasil rapat, laporan, dan surat.
  • Menandatangani setiap surat bersama Ketua OSIS.
  • Bertanggung jawab atas ketertiban administrasi organisasi.
  • Menyelenggarakan notulensi atau mendukung Wakil Sekretaris (Sekretaris II).
  • Membantu Ketua OSIS dalam menyusun dan melaksanakan program.

5. Sekretaris II

Sebagai pendukung Sekretaris I, Sekretaris II bertanggung jawab atas:

  • Membantu Sekretaris I dalam menjalankan tugasnya.
  • Menggantikan Sekretaris I jika diperlukan.
  • Bersama Sekretaris I, membantu Ketua OSIS dalam menyusun dan melaksanakan program.
  • Bertanggung jawab kepada Sekretaris I.

6. Bendahara I

Dalam administrasi keuangan organisasi, Bendahara I memiliki tugas:

  • Mengatur pemasukan dan pengeluaran keuangan, inventaris, dan perbendaharaan organisasi.
  • Menyusun anggaran belanja organisasi bersama Ketua OSIS.
  • Membuat tanda bukti kwitansi untuk setiap transaksi keuangan.
  • Melaporkan keuangan secara berkala.
  • Bertanggung jawab kepada Ketua OSIS.

7. Bendahara II

Sebagai pendukung Bendahara I, Bendahara II bertanggung jawab atas:

  • Membantu Bendahara I dalam melaksanakan tugasnya.
  • Menggantikan Bendahara I jika diperlukan.
  • Bersama Bendahara I, membantu Ketua OSIS dalam menyusun anggaran organisasi.
  • Bertanggung jawab kepada Bendahara I.

8. Ketua Seksi Bidang (Sekbid)

Struktur organisasi OSIS ini sebagai koordinator di tingkat Sekbid, Ketua Sekbid memiliki tanggung jawab:

  • Memimpin bidangnya dengan efektif.
  • Melaksanakan program kerja yang telah disusun.
  • Memimpin rapat bidang.
  • Menetapkan kebijaksanaan bidang dan mengambil keputusan berdasarkan musyawarah mufakat.
  • Melaporkan pelaksanaan kegiatan bidang kepada Wakil Ketua.
  • Bertanggung jawab kepada Wakil Ketua OSIS.

Demikianlah informasi yang dapat kami sajikan seputar struktur organisasi OSIS dan tugasnya, jangan lewatkan kesempatan untuk berkontribusi dan terlibat aktif dalam pengembangan dan kemajuan sekolah, ya. Semoga bermanfaat!


Tag :